oleh

100 Warga BSK Mendapatkan Vaksin COVID-19 Secara Door To Door

SUBANG, ZONAJABAR.co – Petugas Puskesmas di Subang, Jawa Barat melakukan vaksinasi COVID-19 secara door to door, Kamis (29/7/2021). Vaksinasi yang datang langsung ke rumah warga tersebut dilakukan untuk mempercepat dan memberi kemudahan kepada masyarakat dalam program vaksinasi.

Seperti di Perumahan Buana Subang Kencana (BSK), Kelurahan Soklat, Subang. Sebanyak 10 tenaga kesehatan dan vaksinator langsung datang ke perumahan untuk melakukan vaksinasi.

Program vaksinasi door to door tersebut merupakan program yang dicanangkan pihak Kelurahan Soklat dengan Puskesmas Cikalapa.

Menurut Lurah Soklat, Adang Somantri, program door to door di perumahan BSK tersebut merupakan yang ketiga kalinya dilakukan. Program tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan vaksin COVID-19.

“Kita sudah melakukan vaksinasi door to door tersebut sebanyak tiga kali, sengaja kita memberikan kemudahan untuk masyarakat sesuai dengan motto Kelurahan,” ujar Adang kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Adang menambahkan, dalam program vaksinasi door to door tersebut antusias masyarakat sangat tinggi. Bahkan lebih dari seratus orang tidak kebagian karena dosis vaksin yang tersedia hanya 100 dosis.

“Dari 250 warga hanya 100 yang mendapatkan vaksin, puskesmas hanya mendapatkan bantuan vaksin dari Koramil maksimal 100 dosis perhari karena dari Dinkes kini sudah habis,” katanya.

Sementara menurut Hasan Nurdin (42) Ketua RW 16 di perumahan BSK, pihaknya sangat berterima kasih kepada Kelurahan dan petugas Puskesmas yang bersedia datang ke perumahan untuk melakukan vaksinasi. Antusias dari masyarakat pun sangat tinggi terlihat dari banyaknya warga yang tidak kebagian vaksin COVID-19 meskipun sudah mengantre.

“Alhamdulillah pihak kelurahan dapat memfasilitasi petugas puskesmas untuk melakukan vaksinasi di perumahan, saya mengucapkan banyak terima kasih telah memberikan kemudahan kepada warga kami,” imbuhnya.

Program vaksinasi di Kabupaten Subang kini terkendala dengan habisnya stok vaksin di Dinas Kesehatan. Kini Puskesmas hanya mengandalkan vaksin dari TNI-Polri yang hanya mendapat kuota 50-100 dosis setiap harinya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Index Berita