oleh

Wanita Asal Kalijati Ini Raup Omzet 18 Juta Perminggu Dari Jualan Jajanan Anak

SUBANG – Pandemi Covid-19 membuat berbagai usaha lesu, bahkan tidak sedikit yang mengalami kebangkrutan. Namun tidak bagi Mamah Maryamah, warga Desa Tanggulun Timur, Kecamatan Kalijati, Subang. Malah pandemi Covid-19 bisa disebut berkah bagi keluarganya.

Sejak di PHK dari tempat kerjanya pada tahun 2017 silam, Mamah mencoba berjualan jajanan anak yaitu harum manis kapas bersama suaminya ke sekolah dan pasar malam. Namun pandemi Covid-19 membuat mamah dan suaminya harus putar otak karena sekolah ditutup dan pasar malam dilarang.

Baca Juga : Resep dan Turorial Dessert Box Dodongkal, Cocok Untuk Cemilan Akhir Pekan

Akhirnya Mamah mencoba menjual harum manis kapasnya menggunakan kemasan cup plastik dan dijual dengan cara dititip ke warung-warung kecil. Namun siapa sangka respon pembeli yang merupakan kalangan anak-anak sangat bagus. Bahkan dagangannya laris hanya dalam waktu satu hari saja. “Setelah sekolah tutup dan pasar malam dilarang, saya dan suami mencoba menjual ke warung, Alhamdulillah dalam satu hari habis,” ujarnya.

Menurut mamah, dari saat pertama kali mencoba menitip jualannya ke 50 warung. Namun kini telah masuk ke 2600 warung yang tersebut di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Subang. “Pertama kali sih cuma 50 warung, tapi kini Alhamdulillah sudah masuk ke 2600 warung,” katanya.

Saat pertama kali berjualan arum manis kapas ini, lanjut Mamah, ia dan suaminya mengeluarkan modal sebesar 3 juta rupiah. Namun kini omzetnya menembus 18 juta rupiah perminggi. Bahkan, ibu yang memiliki dua anak ini bisa membuka lapangan pekerjaan dengan merekrut dua belas orang sebagai pekerjanya.

Baca Juga : Resep dan Tutorial Mango Milk Cheese, Dijamin Enak Dengan Bahan Ekonomis

“Waktu pertama kali mulai punya modal 3 juta, tapi Alhamdulillah sekarang omzetnya sudah mencapai 18 juta rupiah perminggu, karyawan kini ada 12 orang,” imbuhnya.

Melihat prospek usahanya baguk, Mamah kini mulai melirik Kabupaten tetangga untuk melebarkan sayap. Mamah juga akan mencoba berjualan makanan lainnya selain arum manis kapas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Index Berita